GUNUNGPUTRI: DESA LITERASI YANG TAK PERNAH HENTI MENYALA

Authors

  • Juznia Andriani Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

DOI:

https://doi.org/10.21082/jpp.v33n1.2025.p27-33

Abstract

Di Desa Gunungputri, literasi telah melampaui sekadar membaca. Dari pojok baca sederhana hingga perpustakaan digital, buku menjadi jendela dunia, pekarangan berubah menjadi lahan belajar, dan teknologi menjadi alat pemberdayaan. Warga belajar berpikir kritis, kreatif, dan mandiri, sementara kolaborasi antara aparat desa, pustakawan, dan local champion menumbuhkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan secara berkelanjutan. Gunungputri kini bukan hanya melek huruf, tetapi melek gagasan, inovasi, dan masa depan.

References

Andriani, J., Suryantini, H., Pratama, M.F., Mustaqim, M., Fauziah, N.R., Prihartono, Y., & Sulaeman. (2023). Menapaki jalan menuju desa literasi. Perpusnas Press.

Perpustakaan Nasional RI. (2020). Pedoman literasi untuk kesejahteraan. Perpustakaan Nasional RI.

Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian. (2021).Laporan pengkajian layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. PUSTAKA.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

GUNUNGPUTRI: DESA LITERASI YANG TAK PERNAH HENTI MENYALA. (2025). Jurnal Perpustakaan Pertanian, 33(1), 27-33. https://doi.org/10.21082/jpp.v33n1.2025.p27-33