Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang

Authors

  • Bambang Sayaka Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
  • Sahat M. Pasaribu Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
  • Juni Hestina Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Abstract

Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang bermutu. Berbagai produk hukum terkait sistem perbenihan kentang sudah dibuat. Sebagian besar peraturan yang ada ditujukan agar benih, termasuk benih kentang, diproduksi secara baik sesuai standar dan prosedur resmi. Walaupun demikian masih ada peraturan yang menghambat, misalnya pembatasan pemilikan modal asing dalam industri perbenihan yang merupakan disinsentif bagi investor asing. Dalam rangka otonomi maka pemerintah daerah diberi peran lebih besar dalam hal pengusulan varietas, impor dan ekspor benih, dan pendaftaran produsen benih. Berbagai daerah juga berupaya membuat kebijakan yang mendorong produksi benih kentang bermutu melalui pendirian pusat pengembangan benih kentang. Berbagai peraturan yang ada, lembaga-lembaga penghasil benih sumber, dan banyaknya produsen benih kentang belum bisa merangsang sebagian besar petani untuk menggunakan benih kentang bermutu. Disamping itu juga belum sepenuhnya peraturan ditegakkan, misalnya larangan peredaran benih tidak bersertifikat dan impor benih kentang yang berlangsung terus-menerus. Perlu kebijakan yang membuat industri benih kentang lebih efisien, yaitu produksi benih kentang lebih banyak, harganya lebih murah, dan tersedia sepanjang tahun bagi petani, tetapi produsen masih mendapatkan untung yang wajar.

Downloads

Published

15-08-2016

How to Cite

Sayaka, B., Pasaribu, S. M., & Hestina, J. (2016). Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 31–56. Retrieved from https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/akp/article/view/1055

Issue

Section

Analisis Kebijakan Pertanian