BPSIP Papua Barat Sebagai Pionir Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) di Wilayah Indonesia Timur

BPSIP Papua Barat Sebagai Pionir Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) di Wilayah Indonesia Timur

Authors

  • Arif Yudo Krisdianto
  • Arif

Abstract

BPSIP Papua Barat membuka potensi akses penerapan standarnya melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Produk dengan ruang lingkup Biji Pala, Kopi, dan Kakao. Posisi LSPro BPSIP Papua Barat sangat strategis dan dapat menjadi pionir untuk layanan penerap standar di Wilayah Indonesia Timur, khususnya di level Provinsi. Ketersediaan laboratorium pengujian pangan terakreditasi Komite Akreditasi Nasional/KAN (ISO SNI/IEC 17025:2017) di BPSIP Papua Barat menjadi faktor pengungkit utama pembentukan LSPro BPSIP Papua Barat. Pemilihan ruang lingkup tanaman perkebunan ini sejalan dengan potensi dan daya saing komoditas perkebunan di Kawasan Timur. Beberapa tahapan yang ditempuh saat proses persiapan dan akreditasi LSPro BPSIP Papua Barat, sejak dari penetapan ruang lingkup, kerja sama dengan BSN, persiapan anggaran dan pembiayaan, peningkatan kompetensi personel, peningkatan sarana pendukung, pendaftaran akreditasi LSPro ke KAN, implementasi dan menjalani audit akreditasi hingga dinyatakan closed dan memenuhi oleh asesor KAN pada tanggal 21 Oktober 2024. Terakhir, proses sertifikasi dilanjutkan pada tahapan rapat teknis keputusan akreditasi. LSPro BPSIP Papua Barat akan berperan aktif dan mengambil peran strategis dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan BSIP dalam konteks diseminasi, penerapan standar instrumen pertanian, dan penilaian kesesuaian penerapan standar sistem mutu oleh berbagai pelaku usaha perkebunan di Kawasan Timur. Sehingga, diharapkan posisi LSPro BPSIP Papua Barat dapat menguatkan mutu dan daya saing komoditas pertanian di Kawasan Timur Indonesia.

Published

2025-01-31