Korelasi Curah Hujan danKebutuhan Air Jagung (Zea mays L.) untuk Optimasi Musim Tanam di Sentani, Papua
Korelasi Curah Hujan danKebutuhan Air Jagung (Zea mays L.) untuk Optimasi Musim Tanam di Sentani, Papua
Keywords:
irigasi jagung, curah hujan, SentaniAbstract
Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, memiliki potensi besar untuk pengembangan jagung (Zea mays L.), namun keterbatasan informasi mengenai curah hujan dan kebutuhan air tanaman membuat pengelolaan irigasi belum optimal. Kajian ini bertujuan menganalisis hubungan antara curah hujan dan kebutuhan air jagung agar dapat membantu petani menentukan waktu tanam yang lebih tepat. Data curah hujan selama 10 tahun (2016–2025) diperoleh dari MERRA-2/NASA POWER, sementara kebutuhan air dihitung menggunakan metode SNI 9292:2024 dan penentuan musim tanam mengacu pada sistem Siap Tanam 2.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun wilayah ini memiliki curah hujan yang cukup tinggi dengan tipe iklim D1, hubungan antara curah hujan dan kebutuhan air tanaman tergolong lemah sehingga curah hujan tidak selalu dapat dijadikan satu-satunya acuan. Dari tiga musim tanam yang dikaji, periode Oktober– Desember direkomendasikan sebagai waktu tanam terbaik karena kebutuhan airnya lebih rendah dan risiko kekurangan air lebih kecil sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi petani dalam mengelola irigasi secara lebih efisien
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Warta Agrostandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.