Mutu Fisik Beras: Parameter Mutu, Preferensi Konsumen, dan Standardisasi
Mutu Fisik Beras: Parameter Mutu, Preferensi Konsumen, dan Standardisasi
Keywords:
sifat fisik beras, mutu beras, preferensi konsumen, standardisasiAbstract
Sifat fisik beras merupakan parameter utama dalam penilaian mutu beras yang berperan penting dalam klasifikasi, perdagangan, dan preferensi konsumen. Parameter ini meliputi ukuran dan bentuk butir, tingkat keutuhan, penampakan visual, cacat butir, kebersihan, serta kadar air. Preferensi konsumen beras di Indonesia terutama ditentukan oleh atribut fisik yang tampak, seperti warna putih, keutuhan butir, dan rendahnya butir patah. Dalam praktiknya, sifat fisik beras menjadi indikator mutu awal yang mudah diamati sebelum pembelian, sekaligus menjadi dasar dalam sistem standardisasi nasional dan internasional. Standar seperti SNI 6128:2020 menetapkan persyaratan mutu yang lebih rinci untuk pasar domestik, sedangkan ISO 7301 dan Codex Alimentarius (CXS 198-1995) memberikan kerangka spesifikasi global yang lebih fleksibel. Meskipun sifat fisik tidak secara langsung menentukan kualitas konsumsi, parameter ini tetap berperan penting dalam menentukan nilai ekonomi dan penerimaan konsumen. Oleh karena itu, pengendalian sifat fisik melalui penerapan teknologi pascapanen dan pengujian yang terstandar menjadi kunci dalam menghasilkan beras yang bermutu, aman, dan berdaya saing.
References
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Warta Agrostandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.