Biosalin 1 dan Mekanisme Bertahan di Lahan Terintrusi Air Laut : Studi Kasus di Demak, Jawa Tengah

Biosalin 1 dan Mekanisme Bertahan di Lahan Terintrusi Air Laut : Studi Kasus di Demak, Jawa Tengah

Authors

  • Rina Kartikawati
  • Sarah Sarah

Keywords:

Biosalin 1, cekaman salinitas, intrusi air laut, metana, padi

Abstract

Intrusi air laut pada lahan sawah pesisir meningkatkan salinitas tanah dan berpotensi menurunkan produktivitas padi, terutama pada fase pertumbuhan yang sensitif terhadap cekaman garam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan adaptasi Padi varietas Biosalin 1 pada lahan sawah terintrusi air laut di pesisir utara Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pengujian dilakukan selama satu musim tanam pada tanah yang dipengaruhi sedimen laut dengan dinamika daya hantar listrik (DHL) berkisar 2,11–3,11 dS m⁻-1. Hasil menunjukkan bahwa Biosalin 1 mampu mempertahankan pertumbuhan dan hasil pada kondisi salinitas sedang dengan produktivitas 4,20 t ha⁻-1 dan persentase gabah isi 69,09%. Adaptasi varietas ini tercermin melalui kombinasi mekanisme fenologis dan fisiologis,terutama percepatan umur berbunga sekitar 71 hari setelah tanam (hst), serta kandungan prolin yang relatif tinggi (903,68 μg g⁻-1) dibandingkan varietas pembanding. Rasio akar terhadap tajuk yang lebih besar juga mengindikasikan peran sistem perakaran dalam mendukung keseimbangan ion pada kondisi salin. Selain itu, emisi metana yangterukur sebesar 31,94 kg ha-1 musim⁻-1 tergolong rendah dibandingkan kisaran pada sawah non-salin. Temuan ini menunjukkan bahwa Biosalin 1 memiliki potensi adaptif pada lahan salin pesisir secara spesifik lokasi, meskipun diperlukan pengujian lanjutan pada berbagai tingkat salinitas dan musim tanam untuk memperkuat generalisasi hasil.

References

Downloads

Published

2026-05-25

Issue

Section

Articles