STANDAR PRODUKSI BENIH TETUA PADI HIBRIDA HIPA 18
Abstract
Standar produksi benih tetua padi hibrida diperlukan untuk menjamin kemurnian genetik dan keseragaman benih agar
dihasilkan benih tetua padi hibrida yang berkualitas. Tujuan kegiatan ini ialah dapat diperoleh standar produksi benih
tetua betina (GMJ/galur mandul jantan) dan tetua jantan (restorer/galur R) padi hibrida Hipa 18, serta memperoleh informasi
satu atau lebih karakter yang mendukung keberhasilan produksi benih tetua. Kegiatan dilakukan pada Musim Kemarau
(MK) tahun 2023. Hasil validasi standar produksi benih tetua betina (GMJ) A7 pada kegiatan ini berdasarkan pada beberapa
karakter, yaitu rasio baris antar tetua, sinkronisasi berbunga dan konsentrasi asam gibirelat (GA3). Rasio baris antar tetua
yang dapat digunakan ialah 2B:10A, interval waktu semai (sinkronisasi pembungaan) selisih waktu 2 hari dan 4 hari,
konsentrasi GA3 360 ppm. Selain itu dapat juga digunakan rasio baris 2B:8A, interval waktu semai dengan selisih 3 hari
dan 5 hari, juga aplikasi GA3 dengan konsentrasi 360 ppm. Berdasarkan standar pendukung prroduksi A7 tersebut,
diperoleh hasil benih A7 tertinggi mencapai 2431 kg dan 1125 kg.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Warta Agrostandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.