SNI-7424:2024 - Metode uji tapis (screening test) residu antibiotic menggunakan bioassay pada daging, jeroan, telur, dan susu.
Keywords:
SNI 7424:2024; UJI TAPIS; SCREENING TEST; RESIDU ANTIBIOTIK; BIOASSAY; DAGING; JEROAN; TELUR; SUSU; BETA-LAKTAM; TETRASIKLIN; AMINOGLIKOSIDA; MAKROLIDA; SULFONAMIDA; KUINOLON; KEAMANAN PANGANAbstract
Halaman ini memuat informasi mengenai Standar Nasional Indonesia (SNI) 7424:2024 yang menetapkan metode uji tapis (screening test) residu antibiotik menggunakan bioassay pada produk hewan, meliputi daging, jeroan, telur, dan susu. Telur yang diuji hanya mencakup telur mentah dari unggas untuk konsumsi, sedangkan susu mencakup susu mentah (raw milk), susu cair plain, dan susu bubuk. Standar ini berlaku untuk pengujian residu antibiotik dari berbagai golongan, yaitu beta-laktam, tetrasiklin, aminoglikosida, makrolida, sulfonamida, dan kuinolon. SNI ini menjadi acuan resmi dalam melakukan uji tapis untuk memastikan keamanan pangan asal hewan dari cemaran residu antibiotik, sehingga melindungi kesehatan masyarakat dan mendukung jaminan mutu produk peternakan. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi BSN.