KENARI - Jembrana/Keringat Berdarah
Keywords:
JEMBRANA, KERINGAT BERDARAH, VIRUS JEMBRANA, SAPI BALI, VAKSINASIAbstract
Jembrana atau keringat berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Jembrana (Retrovirus) yang bersifat ganas pada sapi Bali dan dapat mengakibatkan kematian. Penyakit ini juga dapat menyerang sapi ongole (Bos indicus), sapi Friesian (Bos taurus), dan kerbau (Bubalus bubalus) meskipun dengan tingkat keparahan yang lebih rendah. Gejala klinis yang muncul meliputi demam, kesulitan buang kotoran, diare berdarah, keringat darah (blood sweating) di berbagai bagian tubuh, pembesaran kelenjar getah bening, keguguran, penurunan nafsu makan, pucat pada selaput lendir, serta sariawan pada mulut. Penularan terjadi melalui serangga penghisap darah seperti Culicoides sp., lalat, caplak, dan nyamuk. Pengobatan bersifat suportif dengan pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder serta vitamin. Pencegahan dilakukan melalui vaksinasi dua kali setahun, isolasi sapi sakit, sanitasi kandang dengan desinfektan, pengendalian serangga, serta penutupan daerah tertular.