ANALISIS KAPASITAS PRODUKSI LAHAN SAWAH UNTUK KETAHANAN PANGAN NASIONAL MENJELANG TAHUN 2045

Authors

  • Anny Mulyani Indonesian Center for Agricultural Research and Development, Agency for Agricultural Research and Development, Ministry of Agriculture

Keywords:

type of rice field, land conversion

Abstract

Lahan sawah di Indonesia seluas 7,463 juta ha menjadi andalan utama dalam memproduksi bahan pangan terutama beras. Di sisi lain, tekanan terhadap lahan sawah semakin besar untuk berbagai kebutuhan di luar sektor pertanian, terutama konversi lahan sawah produktif yang sulit dikendalikan yang dapat mengancam ketahanan pangan nasional. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lahan sawah berdasarkan tipologinya, memprediksi kapasitas produksi dan kebutuhan pangan (beras) menjelang tahun 2045.  Kegiatan diawali dengan melakukan analisis spasial peta lahan sawah pada beberapa periode, peta penggunaan lahan dan peta lahan rawa, sehingga diperoleh peta sebaran jenis lahan sawah yaitu sawah irigasi, tadah hujan, pasang surut dan lebak pada tingkat kabupaten. Tahapan berikutnya mengumpulkan data luas panen dan produktivitas selama 5 tahun, dan luas baku sawah, sehingga diperoleh data kapasitas produksi masing-masing jenis sawah.  Kebutuhan pangan menggunakan data proyeksi penduduk, konsumsi per kapita dan stok pangan. Hasil identifikasi jenis sawah menunjukkan bahwa sawah irigasi sekitar 55,1% dari total sawah, sedangkan sawah tadah hujan sekitar 3,3 juta ha termasuk 0,7 juta ha pasang surut dan 0,4 juta ha lebak.   Kapasitas produksi sawah irigasi dan tadah hujan terbesar berada di Pulau  Jawa  karena luas baku sawah irigasi terluas, produktivitas dan indeks pertanaman tertinggi. Namun jika konversi lahan dan konsumsi per kapita tidak bisa ditekan maka kebutuhan pangan nasional tidak dapat terpenuhi menjelang tahun 2045 meskipun telah ada upaya peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman untuk seluruh jenis sawah sesuai potensinya. Konversi lahan akan menjadi ancaman terbesar dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, sehingga perlu dukungan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, pemahaman dan pemantauan swasta dan masyarakat untuk menekan laju konversi dan menentukan skala prioritas dalam pemanfaatan lahan sawah eksisting.

Author Biography

Anny Mulyani, Indonesian Center for Agricultural Research and Development, Agency for Agricultural Research and Development, Ministry of Agriculture

Senior Researcher at ICALRD, IAARD, Ministry of Agriculture

Downloads

Published

2022-05-11

Issue

Section

Articles