BRMP Veteriner Bahas RSNI Deteksi Penyakit Jembrana dengan Metode Indirect ELISA
Keywords:
RSNI; INDIREK ELISA; PENYAKIT JEMBRANA; BRMP VETERINER; BSN; STANDARDISASI; DETEKSI ANTIBODI; SAPI BALI; CHECKERBOARD; INTERPRETASI HASIL; KESEHATAN TERNAK; LABORATORIUM; PENGUJIAN; SURVEILANSAbstract
BRMP Veteriner bersama para pakar dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) membahas penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk deteksi antibodi penyakit Jembrana menggunakan metode indirect Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) pada Senin, 21 September 2026 di Bogor. Kegiatan ini merupakan langkah untuk menghadirkan acuan pengujian yang lebih seragam dalam mendukung deteksi penyakit Jembrana. Pembahasan mencakup penyempurnaan prinsip dan prosedur pengujian, penggunaan antigen, peralatan dan bahan, hingga kriteria interpretasi hasil. RSNI ini menjadi penting karena merupakan RSNI prioritas sekaligus pionir, mengingat belum tersedia acuan standar untuk pengujian penyakit Jembrana. Dengan adanya standar pengujian yang seragam, laboratorium memiliki acuan yang sama dalam melakukan pemeriksaan sehingga hasil pengujian dapat lebih konsisten, yang pada akhirnya mendukung upaya deteksi dan pemantauan penyakit Jembrana pada sapi Bali secara lebih terarah. Bagi masyarakat, khususnya peternak sapi Bali, penguatan sistem pengujian penyakit diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kesehatan ternak dan keberlanjutan usaha peternakan. Penyusunan RSNI ini selanjutnya akan disempurnakan melalui pembahasan substansi teknis, prosedur checkerboard, interpretasi hasil, serta penelaahan dokumen secara menyeluruh.