Produktivitas Padi Tembus 10,43 Ton/Ha, PM-AAS Buktikan Modernisasi Pertanian Tingkatkan Hasil Panen

Authors

Keywords:

PM-AAS; MODERNISASI PERTANIAN; PRODUKTIVITAS PADI; SWASEMBADA PANGAN; BREBES

Abstract

Penerapan Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS) menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan produktivitas padi. Kegiatan panen di lahan penerapan PM-AAS di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menghasilkan ubinan mencapai 10,43 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare, hampir dua kali lipat dibandingkan rata-rata produktivitas petani setempat yang berkisar 5–6 ton per hektare. Keberhasilan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian dalam mempercepat modernisasi pertanian menuju swasembada pangan nasional. PM-AAS memadukan berbagai inovasi budidaya dalam satu sistem produksi, meliputi penggunaan varietas unggul, mekanisasi, pemupukan berimbang, pengelolaan air, serta pendampingan intensif kepada petani. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga efisiensi biaya produksi, produktivitas lahan, dan kesejahteraan petani. Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan PM-AAS merupakan strategi utama percepatan produksi pangan nasional setelah melalui penelitian dan pengujian hampir dua tahun. Kepala BRMP Fadjry Djufry menyatakan PM-AAS mulai diperluas di seluruh Indonesia dengan target satu juta hektare pada tahun ini. Keberhasilan ini juga dirasakan langsung oleh petani, salah satunya Setia, yang awalnya meragukan rekomendasi budidaya namun akhirnya memperoleh hasil memuaskan. Peningkatan produktivitas dicapai melalui penerapan paket teknologi secara utuh, mulai dari sistem tanam jajar legowo, pemupukan berimbang, hingga pengelolaan pengairan berselang atau Alternate Wetting and Drying (AWD). Pemerintah daerah mendukung modernisasi pertanian melalui inovasi, teknologi, kolaborasi, dan kelembagaan petani yang kuat. BRMP Jawa Tengah menargetkan penerapan PM-AAS menjangkau 138.284 hektare lahan hingga September 2026, sejalan dengan target nasional satu juta hektare, serta meningkatkan kapasitas sekitar 4.000 petani dan 300 aparatur melalui pelatihan dan pendampingan. Keberhasilan PM-AAS di Brebes menunjukkan modernisasi pertanian berdampak nyata bagi petani melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

References

Downloads

Published

2026-09-17