Waspada Residu Tetrasiklin Pada Produk Hewan ! (Pengujian Residu Antibiotik Golongan Tetrasiklin di BRMP Veteriner)

Authors

Keywords:

RESIDU TETRASIKLIN, ANTIBIOTIK, PRODUK HEWAN, DAGING, SUSU, TELUR, HPLC, WITHDRAWAL TIME, BATAS MAKSIMUM RESIDU, RESISTENSI ANTIBIOTIK, KEAMANAN PANGAN, BRMP VETERINER

Abstract

Dokumen ini memberikan informasi tentang bahaya residu tetrasiklin pada produk hewan (daging, susu, telur) serta layanan pengujian yang disediakan oleh Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner (BRMP Veteriner). Residu tetrasiklin disebabkan oleh penggunaan antibiotik tidak sesuai dosis, tidak memperhatikan waktu henti obat (withdrawal time), penggunaan sebagai pemacu pertumbuhan, serta kurangnya pengawasan. Dampaknya meliputi reaksi alergi, resistensi antibiotik, gangguan pencernaan pada manusia, serta penurunan kualitas produk dan potensi penolakan di pasar ekspor. BRMP Veteriner menawarkan pengujian residu tetrasiklin dengan metode HPLC (PDA Detector) pada sampel susu dan daging (minimal 100 gram dalam keadaan beku). Waktu pengujian 7–14 hari kerja dengan biaya Rp700.000 per sampel.

References

Downloads

Published

2026-05-13