Percepatan LTT Sulsel Digenjot, Target 73.460 Hektar Diperkuat Pendekatan Berbasis Data di Bantaeng
Keywords:
PERCEPATAN LTT, PENDEKATAN BERBASIS DATA, LUAS BAKU SAWAH, VARIETAS UNGGUL, KETAHANAN PANGAN, BANTAENGAbstract
Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, terus digenjot dengan target 73.460 hektar. Pendekatan berbasis data digunakan melalui analisis standing crop, pengurangan Luas Baku Sawah (LBS), serta overlay dengan kesanggupan daerah dan capaian tahun sebelumnya. Kabupaten Bantaeng memiliki LBS 6.103,18 hektar di delapan kecamatan. Tantangan utama meliputi keterbatasan air yang diatasi dengan sistem perpompaan sepanjang 700 meter, ketidaksesuaian varietas benih, petani belum terdata dalam RBKK, serta belum optimalnya penggunaan varietas unggul seperti Inpari. Di Kecamatan Pa’jukukang, petani mengusulkan sistem pembibitan menggunakan tray, sementara di Gantarangkeke produktivitas mencapai 8,9 ton per hektar dengan panen tradisional. Kolaborasi tim BRMP Veteriner, Dinas Pertanian, dan Brigade Pangan diharapkan memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.