Uji Karakteristik Fisikokimia, Uji Organoleptik dan Analisis Kelayakkan Usaha Pada Inovasi Produk Teh Rosella di PT Prameswari Kersa Abadi
DOI:
https://doi.org/10.51589/vjg92r48Keywords:
Minuman Herbal, Teh Rosella, Preferensi Konsumen, Uji Hedonic, Kelayakan FinansialAbstract
Meningkatnya tren gaya hidup back to nature membuka peluang besar bagi pengembangan teh rosella, namun industri skala baru memerlukan inovasi produk yang tepat guna menyeimbangkan kualitas sensoris dengan kepastian kelayakan finansial di tengah ketatnya persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia produk teh rosella dengan variasi konsentrasi rosella, menentukan formulasi terbaik berdasarkan uji hedonik, serta menganalisis kelayakan usaha produk teh rosella berdasarkan aspek finansial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dan deskriptif kuantitatif. Metode eksperimental dilakukan melalui pembuatan tiga formulasi teh rosella dengan perbedaan konsentrasi rosella, sedangkan metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data uji hedonik dan aspek finansial menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Pengujian karakteristik fisikokimia meliputi kadar air, kadar abu, dan waktu larut, sedangkan uji organoleptik dilakukan terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan aftertaste menggunakan uji hedonik. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan tingkat kesukaan konsumen pada setiap formulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi standar mutu SNI 3836:2013 dengan kadar air terendah sebesar 2,22%, kadar abu 7,15% dan waktu larut 3,40 menit pada formulasi F3. Formulasi F3 (2 gram) terpilih sebagai formulasi terbaik dengan tingkat kesukaan tertinggi pada atribut warna (83%), aroma (74%), rasa (74%), dan aftertaste (74%). Analisis kelayakan usaha berdasarkan finansial menunjukkan usaha teh rosella layak dijalankan dengan memperoleh keuntungan sebesar Rp6.810.640 per tahun, nilai BEP produksi sebesar 49 pouch, BEP penerimaan sebesar Rp920.070, dan nilai R/C ratio sebesar 1,6. Penelitian ini memberikan acuan praktis dalam menetapkan formulasi minuman fungsional yang disukai konsumen sekaligus menjadi model inovasi bisnis yang terukur demi keberlanjutan usaha. Berdasarkan hasil tersebut, inovasi produk teh rosella dinilai memiliki kualitas fisik yang baik, disukai konsumen, dan layak dikembangkan secara finansial.
The rising post-pandemic trend of a "back to nature" lifestyle has opened significant opportunities for developing rosella tea as a functional beverage; however, newly established agro-industries require precise product innovations to balance sensory quality with financial feasibility amid intense market competition. This study aims to analyze the physicochemical characteristics of rosella tea products across various concentrations, determine the best formulation based on hedonic testing, and evaluate the financial feasibility of the business. This study employed experimental and descriptive quantitative methods; the experimental method involved formulating three variations of rosella tea with differing concentrations, while the descriptive quantitative method was used to analyze sensory evaluation and financial aspects using Microsoft Excel and SPSS. The physicochemical testing included moisture content, ash content, and dissolution time, meanwhile, the organoleptic evaluation assessed color, aroma, flavor, and aftertaste using a hedonic scale. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests to determine variations in consumer preferences across formulations. The results indicated that all formulations met the SNI 3836:2013 quality standards, with formulation F3 exhibiting the lowest moisture content of 2.22%, an ash content of 7.15%, and a dissolution time of 3.40 minutes. Formulation F3 (2 grams) was selected as the optimum formulation, achieving the highest preference scores for color (83%), aroma (74%), flavor (74%), and aftertaste (74%). The financial feasibility analysis demonstrated that the business is viable, generating an annual profit of IDR 6,810,640, with a production BEP of 49 pouches, a revenue BEP of IDR 920,070, and an R/C ratio of 1.6. This study provides a practical reference for establishing functional beverage formulations preferred by consumers while offering a measurable business innovation model for the sustainability of new agro-industrial enterprises. Based on these findings, the innovative rosella tea product demonstrates good physical quality, high consumer acceptance, and financial viability for commercial development.
References
Ahmad, A. R., & Wahyuni, L. K. (2025). Pengaruh inovasi produk dan inovasi proses terhadap keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran UMKM produk camilan. Majalah Ilmiah Dian Ilmu. https://doi.org/10.37849/midi.v23i1.385
Anggai, M. R., Lapian, S. L. H. V. J., & Tumbuan, W. A. (2021). Pengaruh inovasi produk terhadap keunggulan bersaing pada industri pengolahan pangan. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis, 9(3), 456–466.
https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIMB/article/view/9437
Badan Standardisasi Nasional. (2013). SNI 3836:2013 Teh kering dalam kemasan. Jakarta: BSN. Diakses dari: https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/8523-sni38362013
Badan Standarisasi Nasional. (2006). SNI 01-2346-2006 : Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Sensori. BSN. https://123dok.com/document/yr133wvq-sni-petunjuk-pengujian-organoleptik-dan-atau-sensori.html?utm_com
Basit, A., & Priyono, J. (2024). Analisis Kelayakan Usaha Keripik Pisang di Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. MUSYTARI (Neraca Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi), 4(2), 1–12. https://doi.org/10.8734/mnmae.v1i2.359
Dewi, A. O. T. (2024). Antioxidant activity test and caffeine level determination in green tea infusion with variation of brewing time. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 8(1), 1–8.
https://journals.unisba.ac.id/index.php/farmasyifa/article/view/3962
Fisdiana, U., Anggriani, R. A., Hariyanto, B., & Hasanah, F. (2021). Analisis Tingkat Kesukaan Konsumen pada Produk Sirup Kopi dengan Penambahan Susu Full Cream. Proceedings: Peningkatan Produktivitas Pertanian Era Society 5.0 Pasca Pandemi, 197–206. https://doi.org/10.25047/agropross.2021.222
Hamdah, D. F. L., & Pratama, F. (2023). Penerapan Metode Penyusutan Aktiva Tetap pada Dinas Pertanian Kabupaten Garut. JAMER : Jurnal Akuntansi Merdeka, 4(1), 56–65. https://doi.org/10.33319/jamer.v4i1.99
Hariyono, B. (2021). Multifungsi Biochar dalam Budidaya Tebu. 13(2), 94–112. https://doi.org/10.21082/btsm.v13n2.2021.94-112
Haryati, FD, 2013. Perencanaan laba dan penjualan dengan analisis cost-volume-profit. Jurnal Manajemen Bisnis, 10(2), hal.25–47. https://doi.org/10.38043/jmb.v10i2.249
Hasri, F. N., Fuadi, M., Zahari, N. I. B. M., Johari, M. S. B., Ismail, N., & Samad, N. A. (2026). Pengaruh suhu pengeringan terhadap karakter fisikokimia dan aktivitas antioksidan tisane daun rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Teknologi Pangan: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 17(1), 58–69. https://doi.org/10.35891/k93dqj15
IMARC Group. (2024). Herbal tea market: Global industry trends, share, size, growth, opportunity and forecast 2024–2033.
https://www.imarcgroup.com/herbal-tea-market
Khabibah, D. K., Rokhman, N., & Rianawati, T. (2025). Pengaruh modal usaha, inovasi produk, dan strategi pemasaran terhadap persepsi profitabilitas pelaku UMKM kuliner di wilayah Pekalongan. E BISNIS: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 1–12. https://doi.org/10.51903/e-bisnis.v18i1.2786
Natalia, V., Sanubari, T. P. E., & Rayanti, R. E. (2022). Pergeseran makna konsumsi jamu selama pandemi Covid-19 di kalangan perempuan. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(3), 392–401. https://doi.org/10.36590/jika.v4i3.363
Ningsih, S. H., & Maulida, I. D. (2025). Analisis sensori dan tingkat kesukaan terhadap varian kemasan kopi di Pabrik X menggunakan metode CATA (Check-All That-Apply). Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi “SainTek” Seri III, Vol. 2(1). Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka.
https://conference.ut.ac.id/index.php/saintek/article/view/4961
Nurmalina, R., Tintin Sarianti, & Arif Karyadi. (2023). Studi Kelayakan Bisnis (Revisi 202, Issue January 2023). Bogor: IPB Press.
https://www.researchgate.net/publication/369850724_STUDI_KELAYAKAN_BISNIS
Permadi, A., Maryudi, M., Suhendra, S., Zufar, A. F., Padya, S. A., Rahmawati, N. S. (2025). Pembuatan minuman herbal/jamu untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/pengabdianbumir/article/view/3443
Sari, T. S., Kusumawati, I., & Isnaeni. (2023). Color Stability and Antioxidant Activity of Red Roselle (Hibiscus sabdariffa L.) Calyx Infuse. Berkala Ilmiah Kimia Farmasi, 10(2). https://doi.org/10.20473/bikfar.v10i2.51706
Sari, W. A., Saty, F. M., Desfaryani, R., & Fitri, A. (2024). Analisis kelayakan finansial usaha keripik pisang Blessing (studi kasus pada usaha keripik Blessing banana chips di Desa Simpang Kanan Kecamatan Sumberjo Kabupaten Tanggamus). Jurnal Agrisep, 24(2), 41–50. https://doi.org/10.17969/agrisep.v24i2.34607
Setyaningsih, L., Astuti, S., & Hermawan. (2022). Analisis Kelayakan Usaha Inovasi Produk Baru Aloemon Tea: Teh Celup Kulit Lidah Buaya (Aloe vera L.) dan Lemon (Citrus lemon L.). Journal of Agricultural Socio-Economic and Agribusiness (JASEA), 1(2), 89–102. https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jasea/article/view/6400?utm_source.com
Siddiqi, M. W., Putri, A. S., & Hartono, S. (2024). Effect of formulation variation on sensory attributes and consumer acceptance of functional herbal beverages. Food Science & Nutrition Research, 12(3), 145–156. https://doi.org/10.1007/s44187-024-00180-x
Skąpska, S., Marszałek, K., Woźniak, Ł., Szczepańska, J., Danielczuk, J., & Zawada, K. (2020). The Development and Consumer Acceptance of Functional Fruit-Herbal Beverages. Foods, 9(12), 1819. https://doi.org/10.3390/foods9121819
Yahya, B. N., Taufiq, A., Lestariningsih, T., Dian, I., & Prabowo, P. (2024). The Sages Journal : Transformasi Konsumsi Jamu di Kalangan Generasi muda : Analisis di Semarang Selatan. 02(02), 74–83. https://doi.org/10.61195/sages.v2i02.11
Yulianti, F. A. P., Syafitri, M. H., & Yulianti, C. H. (2026). Evaluasi parameter mutu dan analisis proksimat simplisia bunga rosella dan bunga telang yang berpotensi sebagai antioksidan. Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science), 11(1), 102–111. https://doi.org/10.53342/pharmasci.v11i1.564
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inas Fitri Setyorini, Geraldo Adinugra Rimartin, Novia Aristi Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



